jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sebanyak 165 barang milik pemudik tertinggal di stasiun wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang pada masa mudik dan balik Lebaran 2026. Ratusan barang itu ditaksir senilai Rp 105.696.000.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan barang-barang tertinggal itu diamankan lalu dimasukkan dalam sistem Lost and Found KAI sejak Rabu (11/3) hingga Jumat (27/3) ini.
“Barang-barang yang tertinggal terdiri dari berbagai jenis item berharga seperti tas beserta isinya, barang elektronik, dompet, jaket, dokumen penting hingga helm. Sebagian besar sudah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya,” ujar Luqman, Jumat (27/3).
Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkan kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121 agar dapat segera ditindaklanjuti.
Dia menyebut sejumlah langkah dilakukan untuk mencegah terjadinya kehilangan barang, di antaranya petugas announcer secara rutin mengimbau penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di atas kereta.
“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, tetapi sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal,” ujarnya. (ink/jpnn)








































