jpnn.com, JAKARTA - World Economic Forum memprediksi sekitar 22 persen pekerjaan global akan mengalami perubahan pada 2030.
Di era Artificial Intelligence atau AI, perubahan dunia kerja juga memengaruhi cara mahasiswa belajar, mencari informasi, mengembangkan ide, hingga mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University menghadirkan Digital Transformation & AI Experience Ecosystem, sebuah pendekatan pembelajaran yang tidak sekadar mengintegrasikan AI dalam keseharian perkuliahan.
BINUS @Alam Sutera sebagai Creative Business Campus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pengalaman industri, pemanfaatan teknologi, jejaring profesional, dan kesiapan karier sejak masa studi.
Direktur Kampus BINUS @Alam Sutera sekaligus Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Manajemen, Prof. Dr. Lim Sanny, S.T., M.M. menjelaskan perubahan dunia kerja menuntut perguruan tinggi untuk makin adaptif dalam menyiapkan mahasiswa.
“Pendidikan tinggi harus mampu menjadi jembatan antara proses belajar di kampus dengan kebutuhan industri,” jelas Prof. Lim di BINUS @Alam Sutera, Tangerang, Senin (22/6).
BINUS @Alam Sutera sebagai Creative Business Campus juga terus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Prof. Lim menyebut melalui pembelajaran berbasis pengalaman, kolaborasi dengan industri, Enrichment Program, serta dukungan ekosistem Binusian, mahasiswa didorong untuk mulai membangun kompetensi dan portofolio sejak masa studi.








































