jpnn.com - Said Abdullah Abri dikenal sebagai sosok yang menjalani sejumlah peran sekaligus, mulai dari profesional di bidang pemetaan, pengusaha, hingga aktivis organisasi.
Pria kelahiran Jakarta itu mengawali karier sebagai konsultan pemetaan pada 2014 setelah menyelesaikan pendidikan Teknik Geodesi dan Geomatika serta Magister Teknik Geofisika di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Karier tersebut membawanya terlibat dalam berbagai proyek pemetaan sumber daya alam dan pertanahan di sejumlah wilayah Indonesia hingga Timor Leste.
Pengalaman di lapangan membuat Said melihat pemetaan bukan sekadar pekerjaan teknis.
Menurut dia, data dan informasi geospasial memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan, investasi, perlindungan lingkungan, hingga kepastian hukum suatu wilayah.
Pengalaman tersebut juga mempertemukannya dengan beragam kondisi masyarakat, mulai dari kawasan pertambangan hingga daerah terpencil.
Dari sana, Said melihat pembangunan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, tidak hanya pemerintah.
“Pada akhirnya semuanya bermuara pada satu tujuan, bagaimana pekerjaan yang kita lakukan bisa memberi manfaat,” ujar Said.









































