jpnn.com - Peluncuran Rolls?Royce Phantom Arabesque menegaskan kembali posisi Rolls?Royce Motor Cars sebagai tolok ukur otomotif ultra-mewah dunia.
Model bukan sekadar kendaraan, melainkan karya seni bergerak yang terinspirasi warisan budaya Timur Tengah, dengan status one-of-one atau hanya satu unit di dunia.
Proyek eksklusif itu dikurasi oleh Rolls?Royce Private Office Dubai, salah satu dari lima pusat komisi global mereka.
Inspirasi utamanya datang dari Mashrabiya, seni kisi-kisi kayu tradisional khas arsitektur Arab yang melambangkan privasi, cahaya, dan sirkulasi udara.
Elemen budaya itu diterjemahkan ulang menjadi bahasa desain modern khas Rolls-Royce.
Sorotan utama Phantom Arabesque terletak pada kap mesin yang untuk pertama kalinya menggunakan teknik laser-engraving penuh.
Proses yang terinspirasi teknik sgraffito Italia ini membutuhkan waktu pengembangan hingga lima tahun.
Lapisan cat diukir presisi sedalam 145–190 mikron untuk menciptakan tekstur tiga dimensi yang berubah karakter saat terkena cahaya.






.jpeg)




































