jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat upaya evakuasi dan penanganan darurat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Bencana yang terjadi pada Kamis (29/1/2026) itu dipicu hujan deras berkepanjangan yang menyebabkan luapan air bercampur lumpur dan material tanah menimbun permukiman warga.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 53 warga dilaporkan meninggal dunia, sementara 27 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Pimpinan BAZNAS RBidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga terdampak bencana.
Dia menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus terlibat aktif selama masa tanggap darurat.
Menurut Saidah, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama relawan dan aparat terkait fokus melakukan evakuasi korban, terutama kelompok rentan seperti lansia, perempuan, dan anak-anak.
“Sampai saat ini tim masih bekerja di lapangan untuk membantu evakuasi dan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan,” kata Saidah dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2).
Selain evakuasi, BAZNAS juga menyalurkan bantuan logistik, menyediakan layanan Dapur Air, serta mendukung operasional posko pengungsian guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. (jlo/jpnn)













































