Ratusan Rumah di Demak Terendam Banjir Setelah Tanggul Sungai Cabean Jebol

3 hours ago 30

Ratusan Rumah di Demak Terendam Banjir Setelah Tanggul Sungai Cabean Jebol

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tim BPBD Demak melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir. ANTARA/HP. BPBD Demak

jpnn.com, DEMAK - Tanggul Sungai Cabean B1 yang berada di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, jebol akibat tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.

"Peristiwa itu mengakibatkan ratusan rumah warga terdampak banjir," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Agus Sukiyono di Demak, Senin.

Dia mengatakan hujan deras di wilayah hulu menyebabkan aliran air ke wilayah hilir meningkat tajam sehingga tanggul tidak mampu menahan debit air.

"Hujan di wilayah hulu yang menyebabkan debit air di wilayah hilir meningkat dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanggul sisi kiri Sungai Cabean B1 jebol," ujarnya.

Dia menjelaskan tanggul jebol terjadi pada Senin (16/2) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Akibatnya, air meluap ke permukiman warga serta menggenangi Jalan Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur. Sedangkan ketinggian air di permukiman warga berkisar antara 5 hingga 10 centimeter, sementara di badan jalan mencapai 10 hingga 40 centimeter.

Di Kecamatan Guntur, tepatnya di Desa Tlogoweru, banjir berdampak cukup signifikan. Di Dukuh Gatak, tercatat sebanyak 700 kepala keluarga atau sekitar 2.100 jiwa terdampak. Sementara di Dukuh Weru, sebanyak 25 kepala keluarga atau 75 jiwa turut merasakan dampak banjir.

Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak, di antaranya tiga unit tempat pendidikan yang terdiri dari satu SD, satu TK, dan satu RA, dua masjid, satu kantor desa, serta tiga makam dan satu punden. Tak hanya itu, lahan pertanian seluas sekitar 250 hektare turut terendam banjir.

Tanggul Sungai Cabean di Demak jebol pada Senin dini hari dan menyebabkan ratusan rumah terendam banjir.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |