Ramai Kasus Child Grooming, Psikolog Ubaya Ungkap Cara Pelaku Memanipulasi Korban

3 hours ago 28

Rabu, 14 Januari 2026 – 11:36 WIB

Ramai Kasus Child Grooming, Psikolog Ubaya Ungkap Cara Pelaku Memanipulasi Korban - JPNN.com Jatim

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya) Yuan Yovita Setiawan, M.Psi., Psikolog. Foto: Humas Ubaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Media sosial tengah ramai membahas kasus dugaan child grooming dan manipulasi yang diungkap salah satu artis di Indonesia. Fenomena tersebut memantik perhatian publik, termasuk kalangan akademisi.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya) Yuan Yovita Setiawan, M.Psi., Psikolog, membeberkan pola dan tahapan manipulasi yang kerap digunakan pelaku dalam kasus child grooming.

Yuan menjelaskan pelaku umumnya menggunakan Sexual Grooming Mode (SGM) yang dikemukakan peneliti Georgia M. Winters dan Elizabeth L. Jeglic. Proses manipulasi diawali dengan pemilihan korban yang memiliki karakteristik tertentu.

“Pelaku akan memilih individu yang rentan secara psikologis, misalnya penurut, kurang pengawasan orang tua, membutuhkan kasih sayang, mengalami masalah perilaku, atau merasa kesepian,” ujar Yuan, Rabu (14/1).

Setelah menentukan target, pelaku berupaya memperoleh akses dengan membangun interaksi intens, sekaligus mengisolasi korban dari lingkungan sosialnya. Tahap ini dilakukan dengan pendekatan yang membuat korban merasa nyaman dan diperhatikan.

Pelaku kemudian membangun kepercayaan melalui sikap yang sangat baik agar memiliki kontrol lebih leluasa terhadap korban. Setelah itu, korban mulai dibiasakan dengan konten seksual dan kontak fisik.

“Pada tahap ini, korban dibuat berpikir seolah paparan dan kekerasan seksual merupakan hal yang normal,” jelasnya.

Tahap terakhir adalah pemeliharaan hubungan setelah terjadinya kekerasan seksual. Pelaku membungkam korban melalui pemberian kompensasi, manipulasi emosional, hingga ancaman.

Psikolog Ubaya mengungkap tahapan manipulasi dalam kasus child grooming yang belakangan ramai dibahas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |