jpnn.com, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menunjukkan keseriusan penuh dalam menatap Pemilu 2029 melalui pelaksanaan Konsinyering Nasional yang dihadiri seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia di Jakarta, Minggu (12/4).
Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah baru partai sekaligus menegaskan kepemimpinan transformasional Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali.
Konsinyering ini tidak sekadar menjadi ajang konsolidasi, melainkan ruang perumusan langkah konkret dalam mendorong PSI naik kelas—dari sekadar peserta pemilu menjadi kekuatan pemenang yang diperhitungkan secara nasional.
Dalam arahannya, Ahmad Ali menegaskan bahwa PSI harus melakukan lompatan besar melalui penguatan struktur, soliditas gerakan, serta kehadiran nyata di tengah masyarakat.
“PSI tidak boleh hanya hadir. PSI harus dirasakan. Kita harus bekerja lebih keras, lebih terstruktur, dan lebih berani untuk memenangkan hati rakyat Indonesia,” tegasnya.
Sebagai Ketua Harian, Ahmad Ali menekankan bahwa orientasi perjuangan PSI harus berakar kuat pada kepentingan rakyat, bukan sekadar eksistensi politik formal.
Ia menggarisbawahi bahwa kekuasaan harus dimaknai sebagai alat perjuangan, bukan tujuan akhir.
“PSI harus punya tempat di hati masyarakat Indonesia. Kita tidak boleh hanya menjadi pelengkap demokrasi.”








































