jpnn.com, JAKARTA - Pembukaan program Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Al-Bukhari International University (AIU) Batch 6 Tahun 2026, sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat prasejahtera.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemberdayaan melalui zakat produktif yang difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pimpinan Baznas Idy Muzayyad, mengatakan kerja sama dengan AIU tidak hanya sebatas program pendidikan, tetapi juga mencerminkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.
“Kerja sama ini adalah bentuk ikatan antara Indonesia dan Malaysia yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas, baik bagi lembaga maupun para penerima beasiswa,” ujarnya dalam peluncuran yang disiarkan secara daring, Rabu (15/4).
Dia menegaskan, program beasiswa tersebut merupakan amanah yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima untuk meningkatkan kapasitas diri.
Idy juga mengingatkan para penerima beasiswa agar menjaga sikap serta memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri sebagai bekal untuk masa depan.
Sementara itu, Deputi 2 Baznas Imdadun Rahmat, menyebut program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pendidikan tinggi bagi mustahik.
Menurutnya, penyaluran zakat melalui sektor pendidikan merupakan langkah konkret dalam mengurangi kesenjangan sosial dan mendorong mobilitas ekonomi.








































