jpnn.com, BANYUASIN - Jajaran Polres Banyuasin bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran dan ledakan tangki penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Cakra Indo Pratama (CIP) yang mengakibatkan empat orang mengalami luka bakar serius.
Peristiwa tersebut terjadi, Selasa (28/4) sekitar pukul 15.00 WIB di area operasional PT CIP di Kabupaten Banyuasin. Ledakan yang berasal dari tangki penampungan BBM memicu kobaran api dan menyebabkan korban mengalami luka bakar berat.
Korban terdiri dari tiga karyawan PT CIP berinisial AL (62), MR (26), dan AH (23), serta satu orang kernet truk dari PT Keysya Jaya Energi berinisial R. Seluruh korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Banyuasin.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit II Sat Reskrim Polres Banyuasin langsung melakukan pengecekan ke lokasi mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta melakukan olah TKP awal guna mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi di lapangan, ledakan diawali dengan suara dentuman keras dari arah tangki penampungan BBM.
"Saksi F yang merupakan petugas keselamatan kerja (K3) berada di pos jaga saat kejadian, sementara saksi lainnya berada di sekitar lokasi sebelum melihat kobaran api muncul dari titik ledakan," ungkap Risnan.
Risnan menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas peristiwa ini secara menyeluruh.
“Personel kami telah melakukan olah TKP dan saat ini sedang menyusun administrasi penyelidikan serta melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kami akan mengusut tuntas penyebab kejadian ini, termasuk aspek teknis dan kelalaian apabila ditemukan,” tegas Risnan.









































