jpnn.com, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan avtur untuk penerbangan haji 2026 tetap aman dan terjaga di seluruh titik layanan embarkasi wilayah Jawa Bagian Barat.
Komitmen itu menjadi bagian dari dukungan Pertamina Patra Niaga terhadap kelancaran operasional penerbangan jemaah haji Indonesia menuju Tanah Suci.
Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026/1447 Hijriah dimulai sejak 21 April 2026.
Sejalan dengan itu, Pertamina Patra Niaga JBB menjamin ketersediaan stok serta kelancaran distribusi avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta Fuel dan Aviation Fuel Terminal (AFT) Kertajati guna menunjang kebutuhan bahan bakar penerbangan haji tahun ini.
Untuk pelayanan avtur maskapai dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, pasokan disuplai melalui Soekarno Hatta Fuel Terminal & Hydrant Installation (SHAFTHI).
Sementara itu, kebutuhan avtur untuk penerbangan haji dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati dipenuhi melalui AFT Kertajati.
"AFT Soekarno-Hatta dan AFT Kertajati memiliki cadangan avtur yang memadai dan didukung fasilitas serta infrastruktur yang andal. Kesiapan tersebut dinilai penting untuk memastikan kelancaran distribusi energi bagi maskapai yang melayani penerbangan haji 2026," kata Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, Kamis (23/4).
Layanan penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase. Fase pertama berlangsung pada 22 April hingga 21 Mei 2026, sedangkan fase kedua berlangsung pada 1 hingga 30 Juni 2026.








































