Perkuat Ketahanan Nasional, Kemhan-Halalin Integrasikan Sertifikasi Halal Farmasi Pertahanan

8 hours ago 26

Perkuat Ketahanan Nasional, Kemhan-Halalin Integrasikan Sertifikasi Halal Farmasi Pertahanan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kementerian Pertahanan bersama Halalin integrasikan Halal Compliance untuk Perkuat Ketahanan Farmasi dan Kedaulatan Obat Nasional. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi memulai transformasi ekosistem halal di sektor strategis melalui integrasi sistem halal compliance pada industri farmasi pertahanan nasional.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan (Baharwathan) Kemhan dengan PT Halal Digital Internasional (Halalin).

Melalui Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan (Baharwathan), Kemhan menandatangani Nota Kesepahaman dengan sejumlah mitra strategis, termasuk PT Halal Digital Internasional (Halalin).

Kepala Baharwathan Laksamana Madya TNI Supo Dwi Diantara menegaskan bahwa penguatan standar halal merupakan bagian dari strategi besar ketahanan nasional di bidang kesehatan dan kefarmasian.

"Integrasi halal dinilai mampu meningkatkan kualitas tata kelola industri, memperkuat perlindungan konsumen, sekaligus mendorong kemandirian produksi obat nasional berbasis sumber daya dalam negeri."

CEO Halalin Yuliana Zahara Mega menyampaikan bahwa halal industry compliance menjadi instrumen strategis dalam menghadapi era Wajib Halal 2026. "Halalin sendiri telah terlibat dalam percepatan sertifikasi halal nasional pada lebih dari 1.500 dapur SPPG Polri, termasuk implementasi standar keamanan pangan SLHS dan HACCP." Sebutnya

Yuliana menyampaikan bahwa, menjadi suatu kehormatan bagi Halalin dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia melalui kerjasama dengan Kemenhan. "Transformasi industri halal Indonesia memasuki fase baru ketika Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan (Baharwathan) menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Halal Digital Internasional (Halalin) untuk implementasi sistem compliance dan sertifikasi halal di lingkungan Lembaga Farmasi Pertahanan (LAFI). Kami akan memberikan effort terbaik untuk mensukseskan kerjasama ini." Serunya.

Menurutnya, Langkah ini menandai masuknya ekosistem halal ke dalam sektor strategis negara : yaitu industri farmasi pertahanan. "Potensi pasar halal global tentunya sangat besar,
Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy, nilai ekonomi halal global telah melampaui USD 2,3 triliun per tahun, mencakup sektor makanan, farmasi, kosmetik, logistik, hingga keuangan syariah." Jelasnya.

Kemhan resmi memulai transformasi ekosistem halal di sektor strategis melalui integrasi sistem halal compliance pada industri farmasi pertahanan nasional.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |