jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf makin gerah dengan keberadaan pelaku begal.
Untuk itu, dia memerintahkan anak buahnya menembak di tempat pelaku begal atau pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Tidak ada toleransi terhadap pelaku pembegalan. Saya sudah perintahkan tembak di tempat. Pelaku begal tembak di tempat," kata Irjen Helfi, Jumat.
Dia mengatakan langkah tersebut diambil karena pelaku pembegalan sudah sangat meresahkan masyarakat Lampung, sehingga tindakan tegas dan terukur perlu diberlakukan kepada mereka.
"Saya sudah instruksikan hal ini kepada jajaran. Ini bakal kami buktikan silahkan saja yang ingin coba," kata dia.
Menurutnya, pelaku begal ini melakukan aksinya bukan lagi untuk masalah perut tetapi kebanyakan hasil dari pencurian kendaraan bermotor dipakai oleh para pelaku untuk dibelikan narkoba.
"Mereka ini melakukan pencurian untuk dibelikan narkoba bukan untuk perut," kata dia.
Ia menyampaikan bahwa hal tersebut yang dilakukan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor dan pemberatan (curat) yang menembak Bripka Arya Supena pada Sabtu (9/5).











































