jpnn.com, JAKARTA - Sidang Debottlenecking guna membahas hambatan yang dihadapi PT Pertamina Patra Niaga terkait program Bio Fuel digelar Jumat (6/2).
Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa di gedung Kementerian Keuangan.
Membahas upaya percepatan program biofuel nasional melalui penyempurnaan tata kelola perizinan berusaha.
Dalam sidang, Wakil Direktur Utama PT Pertamina, Oki Muraza menyampaikan laporan terkait perkembangan koordinasi yang telah dilakukan di tingkat teknis.
Salah satu poin utama yang disampaikan kepada Menkeu Purbaya yakni permintaan insentif fiskal agar program bahan bakar nabati dapat berjalan efektif.
"Ini jadi dalam rangka melaksanakan penugasan penyediaan bioetanol sebagai bahan bakar nabati, biofuel, Pertamina memerlukan dukungan insentif pembebasan cukai Pak Menteri dan penyesuaian regulasi terkait," ujar Oki Muraza.
Selain masalah insentif secara umum, Oki juga memaparkan adanya kendala spesifik yang dialami anak usaha Pertamina lainnya.
Kendala tersebut berkaitan dengan operasional Industri Produk dari Hasil Kilang Minyak Bumi, yang mencakup pengolahan aspal/ter, bitumen, lilin petroleum, dan petroleum coke.










































