Pemprov Jabar Tanggung Biaya Pengobatan Korban Tabrakan KA di Bekasi

6 hours ago 18

Pemprov Jabar Tanggung Biaya Pengobatan Korban Tabrakan KA di Bekasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek merobek gerbong belakang KRL di Stasiun Bekasi Timur. Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP

jpnn.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menjamin seluruh pengobatan korban kecelakaan kereta api jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur ditanggung pemerintah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mewakili Pemprov Jabar menyampaikan duka cita atas insiden kecelakaan yang menewaskan 14 orang penumpang kereta tersebut.

"Saya menyampaikan duka yang mendalam atas musibah tertabraknya KRL Jakarta - Kabupaten Bekasi, khusus pengangkut penumpang perempuan oleh kereta api cepat Argo Bromo Anggrek Jakarta-Surabaya," kata Dedi dikutip dari akun pribadinya di Instagram, Selasa (28/4/2026).

"KRL tersebut berhenti disebabkan karena adanya taxi listrik yang mogok di lintasan rel kereta api, sehingga menimbulkan korban meninggal dunia dan dirawat di rumah sakit, dan masih ada empat orang yang belum bisa dievakuasi dalam keadaan terjepit," lanjutnya.

Dedi menuturkan puluhan korban yang luka-luka sudah mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Pemerintah pun menanggung seluruh biaya pengobatan para korban tabrakan kereta ini.

"Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat," ujarnya.

Selain itu, korban tewas yang sampai saat ini terdata 14 orang, keluarganya akan menerima santunan kematian.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menjamin seluruh pengobatan korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |