Merdeka! Ahmad Luthfi: Semangat Kemerdekaan Harus Berbuah Kesejahteraan bagi Rakyat

7 hours ago 16

 Semangat Kemerdekaan Harus Berbuah Kesejahteraan bagi Rakyat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jateng di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Senin, 17 Agustus 2026. Foto: Pemprov Jateng

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan makna kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk layanan dasar yang berkualitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, di tengah tantangan geopolitik global dan tekanan fiskal, pemerintah terus memastikan pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi seusai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Senin, 17 Agustus 2026.

"Kita harus mampu berbuat hal yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat," kata Ahmad Luthfi didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekda Jateng Sumarno.

Luthfi menyatakan, program-program pembangunan infrastruktur, pemenuhan layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan merupakan upaya mereduksi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.

Upaya-upaya itu bukanlah isapan jempol belaka. Buktinya, pada semester I-2026, pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,80% atau di atas rata-rata nasional yaitu 5,45%.

Realisasi investasi mencapai Rp59,94 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai sekitar 213 ribu orang.

Dari capaian itu, angka kemiskinan di Jawa Tengah per Maret 2026 turun dari 9,48% menjadi 9,21%.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan makna kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui seremonial.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |