jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Ratusan pelajar SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Banyuwangi menampilkan beragam seni dan budaya Nusantara dalam rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8). Penampilan tersebut menjadi bagian dari upacara peringatan kemerdekaan yang digelar di Taman Blambangan Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertindak sebagai inspektur upacara. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Kristiawan, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi I Gede Yuliarta, dan Kajari Banyuwangi Farid Gunawan.
Dalam amanatnya, Ipuk mengatakan momentum kemerdekaan harus dimaknai sebagai semangat untuk terus membangun daerah. Menurut dia, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah, mulai dari kemiskinan, anak tidak sekolah, hingga stunting.
"Banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus dituntaskan, kemiskinan, anak tidak sekolah, stunting. Bagaimana juga menjaga pertumbuhan ekonomi daerah," kata Ipuk.
Dia menambahkan pemerintah daerah juga perlu mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
"Intinya 10 program prioritas nasional seperti yang disampaikan Presiden Prabowo saat pidato penyampaian tentang APBN 2027 harus kita laksanakan," ujarnya.
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI diawali dengan prosesi pengibaran bendera Merah Putih oleh 75 anggota Paskibraka yang merupakan pelajar SMA dari berbagai wilayah di Banyuwangi.






































