jpnn.com - KOTA PADANG - Manajemen Semen Padang FC merombak skuad menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/26.
Perombakan besar-besaran ini diambil menyusul hasil buruk yang dialami tim berjuluk Kabau Sirah itu yang masih berada dalam zona degradasi.
"Di putaran kedua ini, sebagian besar pemain adalah pemain baru. Kami melakukan evaluasi total demi perbaikan performa tim," kata Direktur Utama Semen Padang FC Hermawan Ardiyanto di Kota Padang, Jumat.
Hingga akhir putaran pertama, anak asuh Dejan Antonic masih terpuruk di peringkat Ke-17 klasemen dengan catatan tiga kali menang, satu kali imbang dan 13 kali kekalahan.
Di putaran kedua, Semen Padang FC akan diperkuat sejumlah nama-nama baru, di antaranya Ravy Tsouka dari klub UTA Arad, Kianz Froese asal Kanada yang sebelumnya membela Valour FC, serta Boubakary Diarra pemain asal Prancis yang sebelumnya memperkuat PSIS Semarang.
Semen Padang FC juga merekrut Jaime Giraldo dan masih membuka peluang memboyong Kazaki Nagawa pemain asal Jepang.
Teranyar, klub yang berbasis di Kota Padang tersebut mendatangkan Rendy Oscario Sroyer, penjaga gawang kelahiran 7 Oktober 1998 yang dipinjam dari Persebaya Surabaya.
Rendy merupakan pemain binaan asli Semen Padang FC yang memulai karier di akademi Semen Padang FC pada 2013-2016.














































