jpnn.com, BALIKPAPAN - Bicara Balikpapan bukan cuma soal keindahan kotanya, tetapi juga mengenai jantung energi Indonesia yang sudah berdenyut lebih dari satu abad.
Adalah Kilang Pertamina yang kini bertransformasi menjadi 'dapur energi' raksasa Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Sebuah langkah besar untuk memastikan energi Indonesia - khususnya wilayah Timur- akan selalu tersedia.
Sejarah kilang ini bermula jauh sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada 10 Februari 1897.
Ditandai dengan ditemukannya sumur minyak pertama di Balikpapan oleh warga negara Belanda J.H Menten.
Tanggal ditemukannya sumur minyak yang diberi nama Mathilda itu, akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi Kota Balikpapan.
Sejak saat itu, Balikpapan tumbuh dari kota kecil menjadi kota industri minyak yang sangat diperhitungkan di kancah global.
Sumur Mathilda ada di dalam area Kilang Balikpapan pada masa lampau.













































