jpnn.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan layanan kereta api pada hari pertama libur panjang Isra Mikraj.
Pada Kamis, 15 Januari 2026, KAI berhasil melayani 184.063 penumpang, dengan tingkat okupansi mencapai 112,55 persen dari total 163.544 tempat duduk yang disediakan.
“Skema perjalanan penumpang yang dinamis membuat satu tempat duduk dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam satu hari. Kondisi ini mencerminkan optimalnya pemanfaatan kapasitas kereta api selama periode libur panjang,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Selain hari pertama, KAI juga mencatat pergerakan pelanggan pada hari-hari berikutnya selama periode libur panjang Isra Mikraj 15–18 Januari 2026 dengan rincian sebagai berikut:
• 15 Januari 2026: 184.063 pelanggan
• 16 Januari 2026: 152.613 pelanggan
• 17 Januari 2026: 97.138 pelanggan
• 18 Januari 2026: 130.458 pelanggan
Secara keseluruhan, selama periode libur panjang tersebut KAI menyediakan 658.754 tempat duduk. Hingga 16 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 564.272 tiket atau setara 85,66 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Angka ini menunjukkan sudah tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi pilihan untuk bepergian selama libur panjang.
Anne menambahkan bahwa hingga saat ini tiket kereta api masih tersedia untuk sejumlah relasi dan jadwal perjalanan.














































