jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta respons cepat Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menguatkan nilai tukar kurs rupiah terhadap dolar AS.
Legislator Partai Golkar itu berkata demikian menjawab pertanyaan awak media soal nilai rupiah yang hampir menembus Rp 17 ribu per dolar AS.
"Meminta untuk segera memberikan respons yang cepat supaya segera menurun pelemahannya terjadi penguatan," kata Misbakhun di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).
Diketahui, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Selasa, bergerak melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp 16.956 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.955 per USD.
Misbakhun menuturkan pelemahan rupiah terhadap dolar AS terjadi ketika pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan cadangan devisa yang positif.
"Ya, secara fundamental kita punya fundamental ekonomi yang bagus, pertumbuhan juga bagus, inflasi kita rendah, cadangan devisa bagus," kata dia.
Menurut Misbakhun, BI dan Kemenkeu perlu memberikan intervensi yang bisa menghasilkan persepsi kuat terhadap nilai tukar rupiah.
"Penggunaan cadangan devisa yang terukur untuk melakukan intervensi itu, kan, hal yang lumrah di dalam kebijakan moneter," kata dia. (ast/jpnn)













































