bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Wayan Koster, melakukan pertemuan strategis dengan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) H.E. Zhang Zhisheng, Kamis (14/5) petang.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Konjen Tiongkok, Denpasar, ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama lintas sektor antara Provinsi Bali dan Tiongkok.
Fokus utama pembahasan mencakup langkah konkret transformasi Bali, mulai dari implementasi teknologi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), penguatan sistem keamanan bagi warga negara asing (WNA) hingga akselerasi digitalisasi Bali.
Gubernur Koster juga mendorong perluasan pasar ekspor bagi komoditas pertanian unggulan Bali agar mampu menembus pasar Tiongkok secara lebih masif.
Konjen Zhang Zhisheng menegaskan dukungan Tiongkok terhadap pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali.
Ia menyebut telah mengunjungi PLTU Celukan Bawang dan melihat pentingnya kepastian pasokan listrik bagi Bali.
Konjen RRT optimistis proyek PSEL dapat menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan serius di Bali.
“Saya pastikan investor Zhejiang Weiming yang menggarap proyek PSEL ini profesional dan memiliki pengalaman sukses di berbagai tempat.








































