Kementan Droping Obat-obatan & Vaksin LSD, Lockdown Sapi di Jembrana Berlanjut

2 hours ago 21

Minggu, 18 Januari 2026 – 06:34 WIB

 Kementan Droping Obat-obatan & Vaksin LSD, Lockdown Sapi di Jembrana Berlanjut - JPNN.com Bali

Bupati Kembang Hartawan menerima penyerahan obat-obatan dan vaksin LSD dari Direktur Kesehan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hendra Wibawa di Manistutu, Melaya, kemarin (17/1). Foto: ANTARA/HO-Humas Pemkab Jembrana

bali.jpnn.com, JEMBRANA - Kementerian Pertanian (Kementan) akhirnya mengirim bantuan obat-obatan untuk mengatasi penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) alias penyakit kulit berbenjol yang menyerang ternak sapi di Kabupaten Jembrana, Bali.

Penyerahan obat-obatan untuk mengatasi LSD tersebut berlangsung di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana, Sabtu (17/1) kemarin.

Pemkab Jembrana menerima bantuan 500 dosis vaksin LSD, 500 tube EDTA, 500 tube plain, 500 needle, serta obat-obatan lain dan disinfektan.

"Obat-obatan yang kami serahkan sudah termasuk vaksin.

Kami minta tim terpadu di daerah terus memberikan edukasi kepada peternak, agar proses pengendalian ini berjalan cepat dan tepat," kata Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hendra Wibawa dilansir dari Antara.

Menurutnya, penularan LSD harus dicegah sejak dini dengan deteksi dari peternak serta petugas pemerintah yang bertugas di lapangan.

“Jika ternak sapi sakit segera isolasi untuk menghindari penularan," imbuhnya.

Hendra Wibawa mengatakan jika peternak menemukan benjolan pada tubuh ternak sapi yang merupakan salah satu ciri penyakit LSD, harus segera melapor ke petugas untuk dianalisa.

Kementerian Pertanian (Kementan) akhirnya mengirim bantuan obat-obatan untuk mengatasi penyakit lumpy dkin Disease (LSD) yang menyerang ternak sapi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |