jpnn.com, JAKARTA - PT Transjakarta tengah membangun kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah, Jakarta Pusat sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan JPO tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Februari 2026.
Setelah seluruh pekerjaan selesai, PT TransJakarta akan mengurus proses perizinan sebelum JPO dapat digunakan masyarakat.
“(Beroperasi) akhir Februari. Nanti setelah proses perizinan dan administrasi selesai, bisa langsung dipakai,” ujar Welfizon.
Menurut dia, JPO Sarinah kembali dibangun memang untuk membantu kaum disabilitas. Nantinya akan dilengkapi dua lift yang masing-masing berada di sisi barat dan timur.
Lift di sisi barat JPO Sarinah yang berdekatan dengan Kantor Bawaslu RI saat ini telah terpasang. Sementara, untuk pemasangan lift di sisi timur yang mengarah ke Mal Sarinah masih dalam tahap pengerjaan.
Sementara itu, Direktur Pelayanan dan Bisnis PT Transportasi Jakarta menuturkan JPO itu untuk mempermudah orang lanjut usia (lansia) dan disabilitas.
Saat ini, untuk menyeberang dari Sarina menuju ke Bawaslu atau ke halte TransJakarta mesti menggunakan pelican crossing.










































