Jateng Diguyur Hujan, Waspada Mengganggu Arus Balik Lebaran

6 hours ago 23

Kamis, 26 Maret 2026 – 21:22 WIB

Jateng Diguyur Hujan, Waspada Mengganggu Arus Balik Lebaran - JPNN.com Jateng

Ilustrasi hujan lebat. FOTO: Ali Mustofa/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas tinggi masih melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

Bahkan tingginya curah hujan menyebabkan banjir di sejumlah titik Jawa Tengah. Satu di antaranya banjir mengganggu arus balik Lebaran 2026 di Jalan Raya Pejagan-Purwokerto, Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Harits Syahid Hakim menjelaskan fenomena hujan lebat saat ini merupakan bagian dari masa peralihan musim atau pancaroba.

“Untuk saat ini, beberapa wilayah masih masuk musim peralihan atau pancaroba, diprakirakan hingga awal Mei,” ujarnya, Kamis (26/3).

Menurut Harits, tingginya curah hujan tidak terlepas dari pengaruh dinamika atmosfer global, khususnya keberadaan siklon tropis di sekitar Australia. Siklon Tropis Narelle yang terbentuk di sebelah barat laut Australia memengaruhi pola pergerakan angin di wilayah Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

“Kondisi angin tertarik ke wilayah siklon, sehingga terjadi penumpukan massa udara di sekitar wilayah Jawa. Hal ini yang menyebabkan hujan di beberapa wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu selama pancaroba berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi banjir dan gangguan aktivitas transportasi.

Pihaknya juga memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah akan mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026. Sementara itu, puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus dengan kondisi yang lebih kering dibandingkan periode sebelumnya.

Waspada arus balik Lebaran 2026 di tengah guyuran hujan yang melanda Jateng.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |