jpnn.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (25/6) berpotensi bergerak volatil.
IHSG dibuka melemah 10,81 poin atau 0,18 persen ke posisi 5.873,07. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,02 poin atau 0,18 persen ke posisi 577,15.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengatakan pelemahan terjadi karena kombinasi sentimen dari tingkat domestik dan terkait suku bunga global.
Dia melanjutkan secara teknikal, level support IHSG berada di 5.784 atau 5.720 atau 5.677, sedangkan resistance di level 5.993 sampai 6.052 atau 6.171.
“Dengan strategi yang disarankan adalah wait an see atau buy on weakness," ujar dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Faktor dari Mancanegara
Liza menjelaskan investor cenderung berhati-hati menunggu laporan keuangan Micron, sebagai indikator terbaru prospek industri semikonduktor dan tema investasi kecerdasan buatan (AI).
"Meskipun saham teknologi masih tertekan akibat aksi ambil untung dan kekhawatiran valuasi yang tinggi, pelaku pasar belum menunjukkan tanda-tanda rotasi besar-besaran keluar dari saham growth," ujar Liza.









































