Inklusi Keuangan Sudah 80 Persen, AAJI Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Literasi

1 day ago 46

Kamis, 13 Agustus 2026 – 19:07 WIB

Inklusi Keuangan Sudah 80 Persen, AAJI Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Literasi - JPNN.com Jatim

Inklusi keuangan Indonesia mencapai sekitar 80 persen. AAJI mengingatkan mahasiswa pentingnya literasi dan perencanaan keuangan sebelum memulai karier. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Tingkat inklusi keuangan masyarakat Indonesia telah mencapai sekitar 80 persen. Namun, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan masih perlu ditingkatkan, terutama di kalangan mahasiswa yang mulai mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Ketua Panitia Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) Antonius Probosanjoyo mengatakan mahasiswa perlu dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sebelum memulai karier.

"Masa kuliah menjadi momentum yang tepat untuk mulai belajar mengelola penghasilan dan merancang kondisi finansial jangka panjang," kata Antonius di sela kegiatan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Smart Financial Day 2026 UNAIR bertajuk Preparing Long-Term Assets Now di Auditorium ASEEC Tower Kampus B Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Rabu (12/8).

Menurut dia, fase kuliah menjadi waktu yang tepat bagi generasi muda untuk mulai memahami cara mengatur keuangan karena sebagian mahasiswa mulai mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

"Jangan sampai memulai karier tidak disertai pemahaman mengenai pengelolaan keuangan," ujarnya.

Antonius mengatakan tantangan literasi keuangan saat ini bukan sekadar mendorong masyarakat menggunakan produk jasa keuangan. Lebih dari itu, masyarakat perlu memahami manfaat sekaligus risiko dari setiap produk keuangan yang dipilih.

Dia mengutip data yang disampaikan Ketua Bidang Literasi AAJI Wianto yang menyebut tingkat inklusi keuangan telah mencapai sekitar 80 persen. Adapun tingkat pemahaman atau ketertarikan masyarakat terhadap aspek literasi keuangan masih berada di kisaran 60 persen.

"Yang sudah melakukan harus diimbangi atau dibarengi dengan pemahaman yang benar-benar paham, sehingga tidak terjadi hal-hal seperti mereka tidak tahu apa yang mereka beli atau produk yang mereka gunakan mengandung risiko," ungkap Antonius.

Inklusi keuangan Indonesia mencapai sekitar 80 persen. AAJI mengingatkan mahasiswa pentingnya literasi dan perencanaan keuangan sebelum memulai karier.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |