Apresiasi & Catatan Kritis Habib Aboe untuk Pidato Presiden Prabowo soal RAPBN 2027

4 hours ago 15

Apresiasi & Catatan Kritis Habib Aboe untuk Pidato Presiden Prabowo soal RAPBN 2027

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Aboe Bakar Al-Habsyi berswafoto bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di sela-sela Rapat Paripurna DPR yang beragendakan pidato Presiden Prabowo Subianto tentang RAPBN 2027 beserta nota keuangannya, Jumat (14/8/2026). Foto: dokumentasi pribadi untuk jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al-Habsyi mengulas pidato Presiden Prabowo Subianto tentang RAPBN 2027 beserta nota keuangannya yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (14/8/2026).

Habib Aboe -panggilan akrabnya- menyebut gagasan Presiden Prabowo dalam RAPBN itu mengandung harapan besar untuk kemakmuran rakyat.

Melalui layanan pesan, anggota DPR yang pernah dipercaya menjadi sekretaris jenderal PKS itu mengapresiasi capaian pemerintahan Presiden Prabowo, wabilkhusus di bidang ekonomi.

Menurut Habib Aboe, pemerintahan saat ini telah menunjukkan upaya dan kemampuannya dalam menghadapi kondisi politik maupun ekonomi global yang bergejolak. Buktinya, ekonomi bisa tumbuh di atas 5 persen.

"Menyimak pidano nota keuangan tadi, kami mengapresiasi pencapaian pertumbuhan ekonomi semester I 2026 yang berhasil mencapai level tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Ini menunjukkan resiliensi ekonomi domestik kita yang luar biasa solid di tengah ketidakpastian geopolitik global yang sangat menantang," ujar Habib Aboe.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan I itu menyebut pertumbuhan ekonomi yang melebihi 5 persen tersebut merupakan modal penting bagi pemerintahan Presiden Prabowo.

“Ini modal berharga untuk mematangkan agenda transisi pembangunan nasional secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Namun, Habib Aboe juga memberikan catatan kritis soal asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2027 yang dipatok pada angka Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (USD). Menurut dia, asumsi itu merupakan angka psikologis baru yang mencerminkan beratnya tekanan eksternal terhadap rupiah.

Habib Aboe menilai pemerintahan Presiden Prabowo telah menunjukkan upaya dan kemampuannya dalam menghadapi kondisi politik dan ekonomi global yang bergejolak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |