jpnn.com, AUSTRALIA - Hyundai bakal memboyong mobil sport utility vehicle (SUV) premium Palisade XRT Pro ke pasar Australia mulai bulan depan.
Namun, SUV berbodi bongsor itu bukan dengan teknologi hybrid, tetapi hanya mesin internal combustion engine (ICE) atau pembakaran internal.
Palisade SRT Pro itu mengandalkan mesin bensin empat silinder berkapasitas 2.500 cc turbo.
Spesifikasi tersebut menjadikan XRT Pro sebagai satu-satunya varian dalam jajaran generasi terbaru Palisade di Australia yang mutlak menolak bantuan motor listrik, demi mengejar durabilitas performa yang lebih badak saat "disiksa" di jalur ekstrem.
Untuk menyalurkan tenaga besarnya, Hyundai memasangkan transmisi otomatis konverter torsi (torque converter) delapan percepatan, bukan transmisi dual-clutch delapan percepatan yang digunakan pada mobil lebih kecil, atau transmisi konverter torsi enam percepatan pada versi hibrida.
Palisade XRT Pro juga dilengkapi dengan paket kait dan kabel derek (towing) bawaan pabrik yang meningkatkan kapasitas tarikan maksimal untuk muatan ber-rem (braked towing capacity) menjadi 2.200 kg (naik 200 kg dari versi hybrid).
Kendati demikian, konsumen harus tetap memperhatikan distribusi muatan, sebab batas aman tekanan vertikal pada besi pengait belakang mobil tidak berubah, yakni maksimal 160 kg.
Selain itu, kemampuan off-road mobil itu didukung oleh jarak terendah ke tanah yang lebih tinggi 25 mm, yaitu 212 mm.









































