jatim.jpnn.com, JOMBANG - Ketua Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memperkirakan proses pemilihan Ketua Umum PBNU dilakukan pada Minggu (30/8).
Hal tersebut diungkapkan Gus Ipul di sela proses voting sistem pemilihan Ketua Umum PBNU di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
“Rasa-rasanya mungkin mungkin ya, mungkin ini perkiraan saya belum bisa (pemilihan Ketua Umum PBNU dilakukan sekarang),” kata Gus Ipul, Sabtu (29/8) malam.
Gus Ipul menyebut masih ada proses tabulasi atau rekapitulasi suara pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Proses tersebut harus dilakukan sebelum pemilihan calon Ketua Umum PBNU.
“Mungkin besok pagi karena nanti masih harus ada tabulasi untuk AHWA. Anggota AHWA yang terpilih sembilan (suara) terbanyak itu ditetapkan lalu AHWA bersidang,” jelasnya.
Sembilan kiai sepuh yang tergabung dalam AHWA itu bakal memilih Rais Aam berikutnya. Setelah itu, peserta Muktamar ke-35 NU baru memberikan suara untuk calon ketua umum.
“Setelah ada Rais Am terpilih nanti baru dimulai pemilihan ketua umum. Kemungkinan besar pemilihan ketua umum jelas besok,” ujarnya.
Pantauan di lokasi, proses voting sistem pemilihan Ketua Umum PBNU masih terus berlangsung. Sejumlah perwakilan PCNU secara bergantian dipanggil untuk memberikan suara. (mcr23/jpnn)






































