jpnn.com, JAKARTA - Hyundai Motors Indonesia buka suara terkait penarikan kembali atau recall pada Hyundai Palisade di Amerika Serikat karena masalah pada jok elektrik yang berakibat fatal.
Diketahui, Hyundai Palisade merupakan produk global yang diimpor langsung dari Korea Selatan. SUV premium 7 penumpang itu pun dipasarkan juga telah dijual di Indonesia.
Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto menyampaikan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan prinsipal untuk menentukan langkah yang tepat.
"Hyundai Motors Indonesia terus melakukan pemantauan secara aktif terhadap perkembangan isu ini dan berkoordinasi dengan prinsipal untuk memastikan langkah yang tepat," katanya saat dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Jumat.
Pria yang akrab disapa Frans itu menegaskan komitmen perusahaan untuk memprioritaskan keselamatan pelanggan.
"Kami tetap berkomitmen untuk memprioritaskan keselamatan pelanggan, apabila di kemudian hari diperlukan langkah tertentu untuk pasar Indonesia, Hyundai Motors Indonesia akan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Fransiscus.
Namun, Frans belum mengkonfirmasi dampak insiden berakibat fatal yang melibatkan Hyundai Palisade di AS terhadap mobil Hyundai Palisade yang telah dipasarkan di Indonesia.
Korea JoongAng Daily mewartakan bahwa Kementerian Transportasi Korea Selatan pada Selasa (24/3) mengumumkan penarikan kembali 58.000 SUV hybrid Hyundai Motor Palisade di seluruh negeri karena kekhawatiran keselamatan menyusul kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan itu di AS.









































