jpnn.com, BERLIN - ilm terbaru karya Joko Anwar, Ghost.in the Cell, terpilih dalam Berlin International Film Festival (Berlinale), salah satu festival film paling prestisius di dunia.
Film yang akan segera tayang di bioskop.seluruh Indonesia itu masuk dalam section ‘Forum’, yang dikenal sebagai section bergengsi di Berlinale.
Berlinale Forum dikenal sebagai ruang kurasi bagi film-film dengan visi sinematik.yang kuat, berani secara bentuk, serta tajam dalam membaca realitas sosial dan.politik.
Terpilihnya Ghost in the Cell menempatkan film itu dalam tradisi Berlinale Forum sebagai panggung untuk karya-karya yang mendorong batas sinema dan menawarkan perspektif yang tidak lazim. Ini adalah ruang arthouse yang juga memberi tempat untuk film genre berkelas dan eksploratif.
Forum tidak hanya menampilkan film-film yang eksperimental dan progresif, tetapi juga kerap menghadirkan karya-karya genre dengan bobot sosial yang kuat melalui program khusus.
Dua contoh yang relevan dalam section ini adalah Exhuma (Pa-myo) (2024) karya Jang Jae-hyun dan Snowpiercer (Seolguk-yeolcha) (2014).karya Bong Joon-ho diputar sebagai special screening di Forum, menegaskan bahwa Forum juga menjadi rumah bagi film 'besar' yang tetap punya identitas artistik dan komentar sosial yang kuat.
“Kami sangat bangga film Ghost in the Cell terpilih di section ini di Berlinale karena section ini dikenal sebagai section yang secara kuratorial selalu memilih film yang bukan sekadar mengandalkan cerita, tetapi juga relevansinya kuat dengan situasi sosial dan politik negara asal setiap film yang masuk seleksi ini,” kata Joko Anwar.
Film Ghost in the Cell akan diputar 3 kali dalam rangkaian Berlinale pada 12-22 Februari 2026.














































