Gempa Bumi M 6,4 Mengguncang Pacitan, tidak Berpotensi Tsunami

2 hours ago 21

Gempa Bumi M 6,4 Mengguncang Pacitan, tidak Berpotensi Tsunami

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Infografis BMKG terkait gempa yang berpusat di tenggara Pacitan (ANTARA/HO - BMKG)

jpnn.com - TRENGGALEK - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 yang berpusat di perairan selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mengguncang wilayah pesisir selatan Pulau Jawa, Jumat (6/2) sekitar pukul 01.10 WIB. Gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami.

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah daerah di Jawa Timur, antara lain Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, hingga Surabaya, Pasuruan, Jember, dan Banyuwangi, serta beberapa wilayah di jalur Pantura.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berpusat di koordinat 8,89 lintang selatan dan 111,18 bujur timur.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono menyampaikan berdasarkan laporan resmi BMKG, pusat gempa berada sekitar 90 kilometer di perairan tenggara Kabupaten Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer. “Informasi yang kami terima dari BMKG, gempa terjadi di laut dengan kedalaman dangkal,” ujar Triadi dalam pesan singkat di grup internal BPBD Trenggalek.

Dia menambahkan BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Hingga Jumat pagi, BPBD belum menerima laporan adanya korban jiwa, korban luka, maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

Meski demikian, guncangan gempa yang cukup kuat sempat membangunkan warga dari tidur dan menimbulkan kepanikan, dengan sebagian warga memilih keluar rumah untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Saat ini kami masih terus memantau perkembangan di lapangan, termasuk kemungkinan dampak lanjutan. Kami berharap tidak terjadi gempa susulan,” kata Triadi. (antara/jpnn)

Gempa bumi M 6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |