Eric Hermawan DPR Tanggapi Revisi Proyeksi Ekonomi Indonesia Oleh Word Bank

7 hours ago 23

Eric Hermawan DPR Tanggapi Revisi Proyeksi Ekonomi Indonesia Oleh Word Bank

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Eric Hermawan. Foto: Humas DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 oleh World Bank menjadi 4,7 persen mencerminkan meningkatnya tekanan eksternal, khususnya akibat kenaikan harga energi global dan ketidakpastian pasar keuangan internasional.

Penyesuaian ini menunjukkan adanya risiko perlambatan ekonomi yang dipicu oleh faktor global, termasuk volatilitas harga komoditas dan perubahan sentimen investor.

Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan menilai proyeksi tersebut perlu ditempatkan dalam kerangka analisis yang lebih komprehensif.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan lembaga internasional cenderung berbasis pada asumsi global agregat, sehingga berpotensi kurang merefleksikan karakteristik struktural perekonomian Indonesia yang berbasis konsumsi domestik.

Eric menegaskan bahwa sejumlah indikator makroekonomi domestik justru menunjukkan resiliensi yang cukup kuat.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 yang diperkirakan dapat melampaui 5,6 persen mengindikasikan bahwa permintaan domestik, stabilitas sektor keuangan, serta keberlanjutan belanja pemerintah masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Lebih lanjut, dia menjelaskan transmisi tekanan global terhadap perekonomian Indonesia relatif lebih terbatas dibandingkan negara yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap sektor eksternal.

Hal ini disebabkan oleh kontribusi konsumsi rumah tangga yang dominan dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga mampu meredam dampak kontraksi dari sisi eksternal.

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 oleh World Bank menjadi 4,7 persen mencerminkan meningkatnya tekanan eksternal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |