jatim.jpnn.com, SURABAYA - Rumah Sakit Ubaya (RS Ubaya) melalui Trauma Center memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas.
Dokter spesialis emergency medicine dari Trauma Center RS Ubaya dr Abraham Sebastian Sp.EM. mengatakan masyarakat yang berada paling dekat dengan lokasi kecelakaan memiliki peran penting dalam menyelamatkan nyawa korban.
“Pertolongan pertama bisa dilakukan oleh siapa saja, asalkan dilakukan dengan cara yang benar dan aman,” ujar dr Abraham, Rabu (14/1).
Dia menjelaskan langkah pertama yang harus dilakukan penolong adalah memastikan keamanan diri sendiri. Arus lalu lintas harus diamankan terlebih dahulu jika korban berada di tengah jalan. Penggunaan sarung tangan medis juga dianjurkan, terutama bila terdapat darah.
Langkah berikutnya, penolong diminta segera menghubungi layanan darurat, baik melalui SPGDT RS Ubaya di nomor 031-9211500 maupun layanan darurat 112 milik Pemkot Surabaya.
“Saat menghubungi ambulans, sampaikan informasi penting seperti jumlah korban, lokasi kejadian, usia perkiraan korban, jenis cedera, dan tingkat kesadarannya,” jelasnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan minum atau memindahkan korban secara sembarangan. Apabila korban harus dipindahkan, tulang belakang, terutama bagian leher, harus diamankan untuk mencegah cedera bertambah parah.
Kemudian ketika terjadi perdarahan, penolong dapat melakukan bebat tekan langsung di lokasi luka. Apabila perdarahan tidak berhenti, pemasangan tourniquet di atas sumber perdarahan diperbolehkan.











































