jpnn.com, JAKARTA - Institut Teknologi Bandung (ITB) menganugerahkan penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama kepada Triharyo Soesilo atau akrab disapa Hengki, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan humaniora di Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan atas rekam jejak Hengki sebagai teknokrat yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi pembangunan industri nasional.
Selepas menempuh pendidikan di ITB, Hengki melanjutkan studi S-2 di University of Arizona dengan tesis berjudul Computer Software for Plant Design on Micro Computer.
“Ilmu itu saya bawa ke Indonesia saat bergabung dengan PT Rekayasa Industri atau Rekind,” kata Hengki dalam keterangannya dikutip Jumat (3/7).
Hengki mengenang, pada era 1980-an, teknologi yang ia bawa menjadi terobosan penting karena mampu menggantikan kebutuhan komputer mainframe yang saat itu sangat mahal untuk perancangan pabrik industri.
Bersama para insinyur Indonesia, ia turut berperan dalam pembangunan sejumlah pabrik pupuk di Indonesia, Malaysia, dan Brunei.
“Pada masa itu, hampir seluruh proyek industri besar didominasi kontraktor asing. Perlahan kami membuktikan bahwa insinyur Indonesia mampu mengerjakannya sendiri,” ujarnya.
Menurut Hengki, keberhasilan tersebut menjadi salah satu tonggak penting bagi kontraktor nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap perusahaan asing.








































