CWIG Soroti Pencatutan Nama Presiden di Kasus Investasi Fiktif, Desak Polda Metro Jaya Percepat Penyidikan

7 hours ago 19

Sabtu, 18 April 2026 – 12:00 WIB

CWIG Soroti Pencatutan Nama Presiden di Kasus Investasi Fiktif, Desak Polda Metro Jaya Percepat Penyidikan - JPNN.com Jabar

Ketua Umum Cerdas Waspada Investasi Global (CWIG), Henry Hosang saat memberikan keterangan kepada awak media. Foto: Source for JPNN.com

jabar.jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Cerdas Waspada Investasi Global (CWIG), Henry Hosang, menyoroti serius dugaan pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam perkara yang dikaitkan dengan PT BAT Instrumen Bank Internasional (BAT Bank) yang saat ini tengah ditangani Polda Metro Jaya.

Dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Jumat (17/4), Henry menegaskan bahwa kasus tersebut tidak dapat dipandang sebagai perkara biasa.

Ia menilai, dugaan penggunaan nama kepala negara dan institusi keuangan dalam skema penawaran kepada korban berpotensi merusak kredibilitas negara serta menurunkan kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional.

Perkara ini bermula dari laporan seorang warga negara Malaysia berinisial JI dengan nomor LP/B/352/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 15 Januari 2026.

Korban mengaku mengalami kerugian sekitar 1 juta dolar AS atau setara Rp17 miliar setelah dijanjikan fasilitas keuangan berupa overdraft hingga 10 juta dolar AS serta Standby Letter of Credit (SBLC) mencapai 100 juta dolar AS, dengan syarat melakukan penyetoran dana terlebih dahulu.

Namun, setelah dana diserahkan, fasilitas tersebut tidak pernah terealisasi dan dana tidak dikembalikan.

CWIG menilai terdapat dugaan pola penyesatan melalui presentasi yang mencantumkan nama Presiden serta klaim dukungan dari institusi negara guna meningkatkan kepercayaan korban.

Dugaan tersebut diperkuat setelah hasil klarifikasi kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia menyatakan bahwa PT BAT Instrumen Bank Internasional tidak terdaftar dan tidak memiliki izin operasional sebagai lembaga jasa keuangan di Indonesia.

Ketua Umum CWIG, Henry Hosang, menyoroti serius dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo dalam perkara investasi fiktif yang sedang ditangani Polda Metro Jaya

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |