jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memperkuat upaya pencegahan untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman umum (trantibum), termasuk mengantisipasi aksi persekusi atau main hakim sendiri di tengah masyarakat.
Selain meningkatkan patroli bersama Polresta Bogor Kota di sejumlah kawasan yang dinilai rawan, Satpol PP Kota Bogor juga menyiapkan salah satu RW di Kelurahan Ciluar sebagai percontohan Kampung Trantibum.
Kasatpol PP Kota Bogor Pupung W. Purnama mengatakan program tersebut bertujuan membangun kesadaran hukum masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Menurut Pupung, pembinaan terhadap warga serta pengurus RT dan RW di Kelurahan Ciluar telah dilakukan selama sekitar satu bulan terakhir.
"Targetnya, kita menjadikan RW tersebut percontohan, di mana warga ikut terlibat dan berpartisipasi aktif menjaga trantibum. Mereka diberikan pelatihan dan edukasi terkait regulasi. Jika berhasil, program ini bisa direplikasi oleh RW lain di Kota Bogor," kata Pupung seusai acara senam sehat di PWI Kota Bogor, Jumat (14/8/2026).
Satpol PP dan Polisi Patroli di Sejumlah Titik Rawan
Selain membangun kesadaran masyarakat melalui Kampung Trantibum, Satpol PP Kota Bogor bersama jajaran kepolisian rutin melakukan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan.
Patroli tersebut salah satunya diarahkan untuk mencegah terjadinya aksi persekusi atau tindakan main hakim sendiri terhadap kelompok maupun individu yang dianggap melakukan pelanggaran atau mengganggu ketertiban.






































