jpnn.com, KULONPROGO - Bos rokok HS, Muhammad Suryo membangun sebuah masjid baru tepat di lokasi kecelakaan yang menyebabkan istrinya meninggal dunia di Kabupaten Kulonprogo. Masjid itu diberi nama sang istri, Hj Anis Syarifah.
Suasana haru menyelimuti peletakan batu pertama pembangunan masjid Hj Anis Syarifah di Desa Palihan, Temon, Kulonprogo itu pada Jumat (17/4). Didampingi orang tua dan sejumlah kerabat, Suryo yang masih berjalan dengan dipapah itu meletakkan batu pertama pembangunan masjid dengan disaksikan masyarakat.
"Hari ini, saya bukan hanya sebagai seorang hamba yang ingin membangun tempat ibadah, tetapi sebagai seorang suami yang ingin menunaikan janji cinta. Kebetulan hari ini almarhumah istri saya ulang tahun, masjid ini adalah surat cinta saya untuk almarhumah istri saya. Saya mohon izin membangun masjid di sini nggih bapak ibu," ujar dia.
Suryo berharap Masjid Hj Anis Syarifah kelak menjadi tempat ibadah yang makmur dan banyak jamaah terus menggaungkan doa untuk istrinya. Dirinya juga menegaskan masjid Hj Anis Syarifah bukan masjid ekslusif, melainkan diwakafkan untuk kepentingan masyarakat secara umum.
"Saya ingin masjid ini bermanfaat untuk banyak orang, menjadi amal jariyah untuk istri saya. Selain itu, saya juga sudah menganggap Pak Aab Abdullah dan semua masyarakat Desa Palihan adalah keluarga saya. Mari bersama merawat masjid ini agar makmur dan bermanfaat," ujar dia.
Pembangunan masjid Hj Anis Syarifah disambut antusias masyarakat. Warga mendatangi lokasi untuk menyaksikan peletakan batu pertama. Tak terkecuali Surati Julia Wijayanti, isteri pengendara Jupiter yang terlibat kecelakaan dengan Suryo.
Surati bersyukur duka akibat kecelakaan yang menimpa Aab Abdullah serta Deva, suami serta anaknya itu kini berakhir bahagia. Tak hanya untuk keluarganya pribadi, tapi juga untuk masyarakat Palihan secara luas.
"Alhamdulillah ini berkah untuk kami sekeluarga dan seluruh warga Palihan. Semoga masjid ini manfaat," ucapnya.







































