jatim.jpnn.com, GRESIK - Nasib nahas menimpa bocah berumur delapan tahun berinisial PD warga Desa dan Kecamatan Driyorejo Gresik dilaporkan terseret arus di selokan, Selasa (3/2) sore.
Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram menjelaskan kejadian itu bermula ketika korban bersama temanya bermain di dekat selokan samping Masjid Miftahul Jannah saat hujan seras.
“Korban terpeleset ke dalam selokan. Temannya, langsung melaporkan kejadian itu ke orang tua korban,” kata Musihram, Rabu (4/2).
Kejadian itu diteruskan ke petugas kepolisian. Tak lama setelah itu tim gabungan tiba dan melakukan penyisirian dialiran sungai oleh tim BPBD dan polsek sepanjang 2-3km, tetapi hasilnya masih nihil.
“Proses pencarian dilanjutkan pagi ini karena tak membuahkan hasil,” ujarnya.
Setelah dilakukan penelusuran, korban ditemukan meninggal dunia. Jasadnya langsung dibawa ke rumah sakit.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit menyampaikan dengan ditemukannya korban, operasi SAR berjalan dengan lancar dan dinyatakan selesai pada hari kedua pencarian
“Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR kami nyatakan ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah terlibat aktif dalam proses pencarian,” kata Nanang. (mcr23/jpnn)









































