Bernardo Tavares Ungkap Alasan Persebaya Rekrut Tiga Pemain Brasil

3 hours ago 19

Jumat, 16 Januari 2026 – 00:00 WIB

Bernardo Tavares Ungkap Alasan Persebaya Rekrut Tiga Pemain Brasil - JPNN.com Jateng

Juru Taktik Persebaya Bernardo Tavares. Foto: diambil dari ileague

jateng.jpnn.com, SURABAYA - Aktivitas Persebaya Surabaya di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/26 tidak lepas dari peran langsung pelatih kepala Bernardo Tavares.

Pelatih asal Portugal itu memastikan perekrutan tiga pemain asing baru merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan tim dan kondisi finansial klub.

Bernardo menyebut, keputusan mendatangkan tiga pemain tersebut diambil setelah menyesuaikan anggaran yang disiapkan manajemen Persebaya.

“Ya, ada tiga pemain yang saya lihat. Saya pikir dengan anggaran yang diberikan klub, kami bisa mendapatkan tiga pemain ini. Kami berharap ketiga pemain ini dapat membantu kami,” ujar mantan pelatih PSM Makassar itu.

Salah satu fokus utama evaluasi Bernardo adalah keseimbangan komposisi pemain, khususnya untuk mengantisipasi situasi bola mati yang selama ini kerap menjadi titik lemah Persebaya.

“Salah satu hal yang saya lihat di tim ini adalah kami tidak memiliki terlalu banyak pemain jangkung. Inilah sebabnya kami kebobolan banyak gol dari bola mati. Dan saya pikir penting untuk memiliki keseimbangan,” jelasnya.

Menurut Bernardo, Persebaya membutuhkan kombinasi ideal antara pemain dengan kecepatan dan pemain bertubuh tinggi agar lebih kompetitif di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Penting untuk memiliki pemain yang tidak terlalu tinggi karena mereka memiliki kecepatan, tetapi juga penting untuk memiliki pemain yang tinggi. Banyak momen pertandingan di Indonesia di mana gol tercipta dari bola mati, jadi keseimbangan dalam skuat sangat penting,” tegasnya.

Aktivitas Persebaya Surabaya di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/26 tidak lepas dari peran langsung pelatih kepala Bernardo Tavares.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |