Berkunjung ke Surabaya, Hasto Bahas Kuliner Lokal dan Berpikir Kritis ala Bung Karno

2 hours ago 17

Sabtu, 17 Januari 2026 – 12:37 WIB

Berkunjung ke Surabaya, Hasto Bahas Kuliner Lokal dan Berpikir Kritis ala Bung Karno - JPNN.com Jatim

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat coffee morning bersama awak media di Surabaya, Sabtu (17/1). Foto: Arry Saputra/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda kembali mencintai kuliner lokal sekaligus membangun kesadaran berpikir kritis sebagaimana yang diajarkan para pendiri bangsa, khususnya Presiden pertama RI Soekarno.

Menurut Hasto, setiap kunjungan ke daerah selalu dimanfaatkannya untuk mengenal dan menikmati makanan khas setempat. Hal itu tak lepas dari pemikiran Bung Karno yang pernah menyusun buku Mustika Rasa, sebuah karya monumental tentang kekayaan kuliner Nusantara.

“Bung Karno menyusun Mustika Rasa hampir enam tahun. Itu bukan sekadar buku resep, tetapi upaya revolusioner agar lidah dan perut bangsa Indonesia tidak terjajah makanan impor,” kata Hasto di Surabaya.

Dia menjelaskan buku tersebut merangkum keanekaragaman makanan, bumbu, hingga kandungan gizi yang telah diteliti secara ilmiah. Konsepnya dirancang agar rakyat, terutama kelompok marjinal di negara agraris seperti Indonesia, mampu mencukupi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri.

“Di situ sudah dihitung kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin untuk satu keluarga Marhaen. Beras bisa diganti ketela atau cantel, proteinnya dari tahu, tempe, telur, vitaminnya dari tanaman sekitar. Itu luar biasa,” ujarnya.

Hasto menilai kekuatan kuliner lokal Indonesia mampu bersaing dengan jaringan makanan cepat saji global. Dia mencontohkan popularitas Bebek Sinjay, warteg, hingga rawon yang tetap diminati masyarakat di tengah gempuran merek internasional.

“Makanan lokal ini bagian dari politik strategis Bung Karno dan Ibu Mega. Ini bukan soal nostalgia, tetapi kedaulatan,” tuturnya.

Selain soal kuliner, kedatangan Hasto ke Surabaya juga untuk menghadiri public lecture yang digagas kalangan muda PDI Perjuangan. Dia menilai forum semacam itu penting untuk menggugah kesadaran kritis generasi muda di tengah tantangan global dan krisis kepemimpinan demokrasi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda mencintai kuliner lokal dan membangun tradisi berpikir kritis ala Bung Karno.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |