jpnn.com, TEGAL - PT Aroma Footwear Indonesia, produsen sepatu bermerek Adidas yang berlokasi di Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, berhasil melaksanakan ekspor perdana sejak ditetapkan sebagai perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat pada 2025.
Sebanyak 2.613 pasang sepatu Adidas dimuat untuk diekspor dengan tujuan Monako pada Rabu (14/1).
Total nilai ekspor tersebut mencapai USD 19.216,7 atau setara dengan sekitar Rp 324 juta.
Kepala Kantor Bea Cukai Tegal Yudiyarto menyampaikan harapannya agar pemanfaatan fasilitas kepabeanan berupa kawasan berikat dapat memberikan keleluasaan bagi PT Aroma dalam mengembangkan usaha, baik melalui perluasan lahan, modernisasi peralatan produksi, maupun penambahan jumlah tenaga kerja.
Menurut Yudiyarto, hal ini dimungkinkan karena fasilitas kawasan berikat memberikan penangguhan bea masuk serta tidak dipungut PPN dan PPh Pasal 22, sehingga perusahaan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola arus kas.
Sejak pertengahan 2025 hingga saat ini, PT Aroma Footwear Indonesia telah menyerap sekitar 2.100 tenaga kerja.
Perusahaan ini pun menargetkan penyerapan hingga 10 ribu tenaga kerja dalam dua tahun ke depan.
Yudiyarto juga menegaskan komitmen Bea Cukai Tegal dalam mendorong peningkatan ekspor nasional.














































