jateng.jpnn.com, SEMARANG - Banjir yang menggenangi jalur rel Pantura Jawa Tengah masih berdampak pada operasional kereta api.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih membatalkan 23 perjalanan KA yang melintas wilayah Daop 4 Semarang karena genangan air di petak Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi, Senin (19/1).
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyampaikan meskipun ketinggian air saat ini sudah berada di bawah kepala rel, faktor keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam pengoperasian kereta api.
“Kondisi air memang mulai turun, tetapi perjalanan kereta belum bisa sepenuhnya normal karena aspek keselamatan,” ujar Luqman.
Sejumlah kereta api yang hingga kini masih belum dioperasikan antara lain KA Argo Bromo Anggrek, KA Argo Merbabu, KA Ciremai, KA Menoreh, KA Kamandaka, KA Tegal Bahari, KA Kaligung, KA Argo Muria, KA Sembrani, KA Ambarawa Ekspres, dan KA Tawangjaya.
Menurut Luqman, KAI terus melakukan penanganan dan pemantauan intensif guna mempercepat pemulihan jalur rel yang terdampak banjir agar layanan KA bisa kembali berjalan normal secara bertahap.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan ini,” katanya.
PT KAI juga memastikan seluruh penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan mendapatkan pengembalian dana tiket secara penuh.











































