bali.jpnn.com, BULELENG - Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat memicu sejumlah bencana di Provinsi Bali.
Hujan lebat yang terjadi pada Kamis (15/1) lalu, mengakibatkan jalan jebol di Batu Megaang, tepatnya di jalur penghubung Banjar Dinas Bale Dana, Desa Titab, menuju Banjar Dinas Pucaksari, Desa Pucaksari, Buleleng, putus.
Jalan sepanjang kurang lebih 60 meter itu amblas sedalam tiga meter setelah diterjang banjir, menyisakan jalur sempit dan berbahaya yang hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki atau sepeda motor secara ekstra hati-hati.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat turun lapangan memastikan akan segera melakukan perbaikan jalan putus di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, ini.
Perbaikan harus dilakukan karena jalan tersebut merupakan akses ke sekolah dasar di wilayah tersebut.
"Kami ingin memastikan penanganan cepat terhadap akses vital yang terputus dan mengisolasi sejumlah warga dan mengancam mobilitas siswa sekolah.
Saya sudah instruksikan perbaikan darurat dimulai Sabtu (17/1) ini," kata Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dilansir dari Antara.
Bupati Sutjidra menekankan jalan tersebut merupakan akses terbatas yang sangat penting bagi warga, menghubungkan desa dan menjadi jalur bagi siswa sekolah.




















.jpeg)






















