Asta Cashtry

2 hours ago 26

Oleh: Dahlan Iskan

Asta Cashtry

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Baru sekali ini saya satu meja dengan tokoh-tokoh Tim Enam. Yang salah satunya kemudian menjadi menteri perencanaan pembangunan nasional (PPN)/Ketua Bappenas: Dr Rahmat Pambudi.

Sewaktu berpidato di podium, Menteri Rahmat sempat berseloroh sambil menatap ke saya: "mumpung ada Pak Dahlan apakah saya bisa jadi anggota perusuh Disway," katanya.

Asta Cashtry

Di meja itu ada juga yang kemudian menjadi setingkat menteri: Kepala Badan Gizi Nasional Dr Dadan Hindayana.

Lalu ada koodinator Tim Enam: Prof Burhanuddin Abdullah, kini komisaris utama PLN.

Masih ada lagi: Prof Laode Kamaluddin yang dulu bertugas merumuskan Asta Cita menjadi buku. Kini Prof Laode punya jabatan kepala Badan Sertifikasi Artificial Intelligence.

Yang dua lagi saya baru sekali ini bertemu: yang laki-laki muda dengan rambut dikuncir itu Pramudya Oktavinanda. Ia ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI). Bukan anggota Tim Enam, tetapi tergabung dalam Prasasti --yang memayungi Tim Enam.

Sementara, yang wanita 5i di sebelahnya itu, bintang acara Rabu kemarin: Dr dr Cashtry Meher. Juga tergabung di Prasasti.

Pendapat Cashtry-lah yang kemudian dipercaya secara luas soal penyakit Jokowi. Bukan pendapat tahayul yang beredar di medsos, misalnya, akibat kena kutukan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |