jpnn.com, BEKASI - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi menutup pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way lokal sepenggal presisi arus balik Lebaran 2026 pada pukul 24.00 WIB, Senin (30/4).
Keputusan itu diambil setelah data volume kendaraan arus balik yang dilaporkan mulai melandai dan terkendali di sejumlah titik krusial.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengungkapkan bahwa hingga pukul 22.00 WIB, tercatat sebanyak 2,9 juta kendaraan telah kembali memasuki wilayah Jakarta.
"Artinya sudah 86 persen (kendaraan yang kembali). Sampai dengan jam 10.00 tadi terhitung jumlah kendaraan yang masuk 166.000 dan ini tetap akan diperhitungkan sampai dengan pukul 06.00 nanti," ungkap Rivan saat memberikan keterangan pers bersama Menhub Dudy dan Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho di Jasa Marga Toll Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.
Rivan menjelaskan indikator kelancaran arus lalu lintas terlihat dari Volume to Capacity Ratio (V/C Ratio) di berbagai ruas tol yang menunjukkan angka jauh di bawah batas normal.
Berdasarkan pantauan Jasa Marga, V/C Ratio di GT 414 Kalikangkung berada di angka 0,3. Sementara itu, di ruas Palikanci tercatat 0,28, Tol Cipali 0,22, dan Cikatama sebesar 0,36.
"Atas pertimbangan itu, berarti sudah melandai pergerakan arus balik sejak dari KM 414 sampai dengan Kilometer 70," tambah Rivan.
Merespons laporan tersebut, Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa rekayasa one way sudah tidak lagi diperlukan untuk saat ini.











































