jpnn.com - JAKARTA - Mauro Zijlstra mengalami cedera saat pertandingan Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3) malam.
Ketua Badan Tim Nasional PSSI Sumardji mengatakan bahwa Mauro bakal menepi cukup lama setelah mengalami masalah di bagian lutut. “Cedera yang dialami Zijlstra, yakni grade dua, cedera lutut yang bisa membuatnya absen selama lima bulan,” ujar Sumardji, Minggu (29/3).
Zijlstra bermain selama 19 menit dengan kontribusi satu gol untuk Timnas Indonesia yang menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Itu merupakan gol debutnya bersama Timnas Indonesia, setelah dia kali pertama tampil bersama skuad Garuda saat melawan Taiwan di Surabaya.
Cederanya Mauro Zijlstra membuat Timnas Indonesia harus mengganti komposisi pemain di lini serang untuk menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series 2026. Jens Raven dipanggil masuk untuk menggantikan Mauro Zijlstra atas pertimbangan Pelatih Timnas Indonesia John Herdman.
Striker asal Bali United itu dinilai tepat menggantikan mantan penggawa FC Volendam setelah dalam beberapa laga Timnas Indonesia tampil moncer. Tercatat Raven mampu bersinar pada kesempatan terakhir pada ASEAN U23 Championship 2025 dengan mencetak tujuh gol dari 10 laga yang dilakoni.
“John Herdman mengambil keputusan memanggil Raven setelah posisinya sama-sama striker. Atas pertimbangan itu akhirnya Raven diambil,” ujar Sumardji.
Kehadiran Jens Raven diharapkan bisa melapis pemain-pemain seperti Ramadhan Sananta, Ole Romeny hingga Ragnar Oratmangoen. Sejauh ini pemain asal Dordrecht itu telah mencetak satu gol dan dua assist bersama Bali United dalam 18 laga di Super League 2025/26.
Laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia vs Bulgaria digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (30/3) mulai pukul 20.00 WIB. (mcr16/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:











































