jpnn.com, JAKARTA - Aesthetic Doctor dr. Richard Yehezkiel mengatakan masih banyak miskonsepsi dalam perawatan wajah, terutama penggunaan terlalu banyak produk perawatan dengan bahan aktif berbeda dalam waktu bersamaan.
Menurut dr. Richard, konsumen sebaiknya mencari produk perawatan wajah sesuai kebutuhan kulit.
"Perawatan wajah pria sebenarnya cukup sederhana, yaitu sabun cuci muka, pelembab, dan tabir surya," ungkap dr. Richard dikutip di Jakarta, Minggu (29/3).
Dia menyebut pendekatan ini dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan kulit pria Indonesia yang cenderung berminyak dan sering terpapar sinar matahari.
Hal ini juga didukung oleh karakteristik kulit pria yang umumnya menghasilkan minyak hingga 60% lebih banyak karena lapisan kulit yang 1,5 kali lebih tebal, sehingga lebih rentan mengalami masalah seperti kulit kusam hingga jerawat.
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, konsep #DibawaFYNE mengajak pria untuk merawat wajah secara simpel, dengan kandungan produk yang efektif, tetapi tetap lembut di kulit.
Dokter Richard juga membagikan cara sederhana untuk mengetahui jenis kulit, yaitu dengan mencuci wajah, mengeringkannya, lalu menempelkan kertas minyak.
"Jika muncul indikator minyak berlebih, maka kulit memang membutuhkan produk yang dapat membantu mengontrol minyak," kata dia.











































