jateng.jpnn.com, SEMARANG - Viral video sepeda motor terbakar di depan pom bensin di media sosial. Dalam video amatir 27 detik itu, seorang pria tampak berusaha memadamkan api dengan kain hitam basah.
Kebakaran kendaraan roda dua itu terjadi di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 44.502.07 Tegalsari, Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (3/4) sore.
Dalam takarir yang beredar di mayantara, pemilik motor menanyakan kegunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang disediakan di SPBU tersebut. Pasalnya, ketika sepeda motornya terbakar, APAR tidak boleh digunakan untuk memadamkan kendaraannya yang dilahap api.
Chiko Relisviano Ramadhan, pemilik motor bersilinder tunggal 110,4cc tersebut mengatakan kejadian itu tepat setelah dirinya mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU yang tak jauh dari Mapolda Jawa Tengah itu.
"Saat menyalakan motor dengan double starter, muncul percikan api di bagian karburator. Saya menduga ada masalah korsleting listrik," kata Chiko dikonfirmasi, Minggu (5/4).
Mengetahui ada percikan api, Chiko berusaha meminta bantuan ke petugas SPBU agar Yamaha F1Z R miliknya segera dipadamkan menggunakan APAR.
Namun, petugas Pom Bensin milik Pertamina itu tak mengizinkan APAR untuk memadamkan kobaran api. Dia mengaku mendapat kalimat yang menyakitkan dari petugas SPBU. "Petugas bilang tidak bisa karena harganya mahal dan harus menunggu manajer," ujarnya.
Di titik itu, Chiko merasa kecewa menjadi pelanggan BBM milik Pertamina. Meski demikian, dia bersama temannya berusaha menjinakkan api yang kian membesar. Mereka mencari air dan membasahi kain untuk memadamkan kobaran api.






































